BARU! Informasi Seputar Program Training Strategic and Improvement Management!

ArtikelSoft Skill

7 Kesalahan Kepemimpinan yang Seringkali Tidak Disadari

Definisi pemimpin ideal itu seperti apa sih?

Kebanyakan dari kita akan langsung menjawab yang kreatif, punya jiwa kepemimpinan, pendengar yang baik, tidak bossy, dan masih banyak lagi.

Tidak salah sih, karena memang tuntutan menjadi pemimpin yang ideal tidak ada definisi pastinya, semua tergantung dari situasi dan tantangan pekerjaan berserta tim yang dimiliki.

Namun ternyata ada beberapa jenis kepemimpinan yang bikin salah kaprah, niatnya baik tapi justru malah nyusahin.

Apa saja itu?

Dilansir dari Huffpost.com, berikut 7 kesalahan dalam memimpin yang sering tidak disadari.

Tipe Pemimpin Penyelamat

Memiliki pimpinan yang sigap dalam menyelamatkan anggota timnya saat berada dalam masalah memang terlihat sangat baik.

Namun jika terlalu sering menyerahkan setiap masalah kepada si pemimpin untuk diselesaikan, kenyataanya hal ini tidak akan baik untuk seluruh anggota tim.

Tipe pemimpin penyelamat merupakan orang yang merasa bertanggung jawab 100% terhadap apapun yang ada di timnya. Ia merasa senang dan bangga jika bisa menyelesaikan seluruh yang ada, termasuk masalah yang diciptakan oleh anggota tim.

Dengan tipe pemimpin seperti ini, Anda akan sangat sulit untuk berkembang. Karena bukan hanya tidak bisa belajar dari kesalahan, namun Anda bahkan tidak bisa mengembangkan potensi diri Anda.

Tipe Pemimpin Perhitungan

Memang betul, sebelum mengambil keputusan, ada baiknya untuk melihat datanya. Hal ini ditujukan agar keputusan yang diambil tepat dan menjadi solusi dari masalah yang benar-benar ada, bukan mengada-ngada.

Namun keputusan yang didasari dari data bukanlah keputusan untuk jangka panjang. Karena data terus berubah, maka relevansi keputusan tersebut sebagai solusi pun tidak akan bertahan lama.

Seorang pemimpin harus mampu berpikir kreatif dan memiliki visi sebagai strategi jangka panjang.

Tipe Pemimpin Relasi Satu Arah

Kalau yang ini beda lagi. Pemimpin dengan tipe ini biasanya memiliki hubungan yang baik dengan anggota timnya dan mampu menangani setiap pekerjaan.

Sayangnya mereka tidak memahami politik kantor sehingga hubungan dengan posisi di atas mereka pun tidak terjalin dengan baik.

Pemimpin tipe ini akan cukup menyulitkan bagi anggota tim karena meskipun Anda sebagai anggota tim merasa dimengerti dan dibantu, kenyataannya keluh-kesah Anda tidak tersampaikan ke pihak manajemen yang lebih tinggi untuk dibuatkan improvement yang lebih baik.

Selain itu, tim Anda juga mungkin saja kelihangan kesempatan-kesempatan yang sebenarnya ada karena hubungan atasan Anda yang tidak lancar dengan pimpinan-pimpinan yang lebih tinggi.

Si Paling Tahu Semua Hal

Ketika ada masalah yang muncul di dalam tim secara umum atau spesifik kepada salah satu anggota, tipe pemimpin yang paling tahu akan selalu memberikan ide-idenya dalam membuat keputusan.

Sayangnya tipe pemimpin seperti ini meyakini bahwa dirinya dan idenya adalah yang paling benar. Mereka sulit menerima masukan dari orang lain.

Tipe Pemimpin Si Politisi

Jika tadi ada pemimpin yang tidak mau terlibat sama sekali pada politik kantor, ada juga pemimpin yang justru sengaja menjebakkan diri di dalamnya.

Tipe pemimpin politisi ini umumnya memiliki kemampuan managing dengan para atasan maupun pihak-pihak yang dianggap menguntungkan baginya.

Mereka juga memiliki kemampuan komunikasi dan hubungan yang baik ke anggota tim meskipun sayangnya tidak dibarengi dengan skill dalam memimpin.

Dalam buku Resilient Management, Lara Hogan mengatakan bahwa pemimpin dengan sifat seperti ini dapat menjadi masalah bagi perusahaan, karena mereka cenderung kurang peduli pada masalah yang ada dan lebih senang melakukan lobi sebagai solusinya.

Tipe Pemimpin yang Menyenangkan Semua Orang

Ya, ungkapan people pleaser mungkin sudah menjadi hal yang umum bagi kita. Namun sifat ini menjadi lebih berbahaya jika dimiliki oleh seorang pemimpin.

Karena tipe pemimpin seperti ini tidak bisa memberikan batasan soal apa yang harus dilakukan dan tidak. Selama ada permintaan masuk, mereka akan menerima dan mengerjakannya meskipun kadang dengan berat hati.

Memiliki pemimpin dengan tipe ini sangat rentan membuat anggota tim bekerja tanpa henti dan bahkan mungkin mengerjakan hal-hal di luar kemampuan mereka.

Tipe Pemimpin Bossy

Bisa dikatakan tipe pemimpin seperti ini selalu menginginkan otonomi secara lebih di dalam timnya. Oleh karena itu dengan karakteristiknya, tipe pemimpin bossy seringkali salah dipahami dan memiliki interaksi yang sangat terbatas dengan orang lain.

Di sisi lain, tipe pemimpin seperti ini umumnya memiliki etos kerja yang tinggi dan tegas dalam mengambil keputusan. Namun, negatifnya, pemimpiin yang bossy seringkali menciptakan ketegangan karena keputusannya yang harus dituruti dan bisa juga terjadi secara mendadak.

Itulah 7 kesalahan dalam kepemimpinan yang seringkali tidak disadari. Apa ada di antaranya yang tanpa sengaja atau sudah menjadi kebiasaan dari Anda? Anda masih bisa berkembang lebih baik lagi.

Ikuti Public Training dan Virtual Training seputar kepemimpinan dan management bersama LSQ Academy. Akses juga E-Training yang ada sehingga Anda bisa belajar kapan pun dan di mana pun. Atau mau lebih eksklusif? Bisa atur jadwal sendiri di In-House Training. Obrolkan saja dulu dengan Tim Support kami dengan klik di sini.

Berlangganan newsletter dan dapatkan update serta penawaran terbaru.