BARU! Informasi Seputar Program Training Strategic and Improvement Management!

Artikel

Tanggap Cepat Di Situasi Kebakaran Dengan 9 Langkah Ini

Selain hal indah, ada banyak hal yang berbahaya di dunia ini. Salah satu yang paling berbahaya adalah ancaman kebakaran.

Dilansir dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, selama tahun 2018 ada 722 kasus kebakaran yang terjadi. 469 kasus disebabkan oleh Listrik, 20 kasus akibat rokok, 82 kasus akibat kompor, 147 akibat lain-lain dan 4 kasus yang belum diketahui.

Angka ini memang jauh lebih kecil dari jumlah kasus kebakaran yang terjadi di tahun 2017 yang berjumlah 2.055 kasus. Berdasarkan data tersebut dapat dilihat bahwa potensi kebakaran terbesar ada pada listrik. Maka bisa diasumsikan bahwa kebakaran paling banyak terjadi pada bangunan, entah itu rumah atau perkantoran.

Sebagai masyarakat yang tidak bisa jauh dari bangunan sebagai tempat berlindung dan bekerja, tentu kita menginginkan angka ini semakin turun setiap tahunnya. Oleh karena itu, sangat penting kesadaran untuk mencegah segala potensi kebakaran dan tahu bagaimana cara bertindak saat kebakaran terjadi. Sebab dengan menjadi masyarakat yang tanggap bencana, kita telah berpartisipasi dalam mengurangi nilai kerugian baik secara materi maupun kemungkinan adanya korban jiwa.

Tapi bagaimana caranya? Tidakkah kita akan panik jika melihat kobaran api?

Tentu saja hal itu sangat mungkin terjadi. Apalagi jika yang terbakar adalah gedung/rumah/tempat kita berada. Namun kita tetap bisa berpikir dengan jernih dan melakukan 9 hal  berikut:

  1. Tidak panik dan berjalan dengan teratur ke titik evakuasi.
  2. Tidak berteriak atau membuat lingkungan panik sehingga menyebabkan chaos.
  3. Jika alarm peringatan belum berbunyi, Anda dapat membunyikannya secara manual.
  4. Telepon petugas pemadam kebakaran saat Anda sudah keluar bangunan atau aman.
  5. Jika api kecil (bukan kebakaran besar), Anda dapat coba memadamkannya dengan alat pemadam yang ada di dalam geudng. Namun jika sampai 5 detik tidak padam atau membesar, segera lakukan evakuasi.
  6. Jika Anda terjebak di dalam ruangan, pastikan untuk menggunakan punggung tangan Anda untuk memeriksa apakah ada panas di daerah sekitar pintu.
  7. Jika pintu/pegangan pintu terasa panas, jangan pernah nekat untuk membukanya. Anda dapat mencari jalan keluar lain seperti jendela atau Anda dapat mencari perantara untuk memegang pintu dan bukalah perlahan. Keluar secara merangkak dan dengan cepat menjauhi area api.
  8. Jika Anda berada di gedung bertingkat, gunakan tangga sebagai jalan evakuasi dan bukan lift.
  9. Jauhi area kebakaran dan jangan mendekat sampai petugas menyatakan area aman.

Berikut tips tindakan tanggap darurat saat kebakaran. Untuk informasi lebih mendalam dan praktis, Anda dapat mengikuti training Ahli K3 Kebakaran bersama kami.

Berlangganan newsletter dan dapatkan update serta penawaran terbaru.