BARU! Informasi Seputar Program Training Strategic and Improvement Management!

Artikel

Waspada! 5 Jenis Makanan Ini Punya Umur yang Pendek dan Mudah Basi

Apakah Anda pernah mengonsumsi makanan yang sudah basi?

Menjaga kualitas makanan memang saat ini masih saja menjadi aktivitas yang lalai dikerjakan. Melihat warnanya yang masih bagus dan rasanya yang tidak berubah jauh membuat kita merasa makanan tersebut masih layak untuk dikonsumsi. Walaupun kenyataannya belum tentu demikian.

Setiap makanan memiliki batas waktu layak makan atau expired date yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi dari jenis makanan, bahan apa yang digunakan, dan bagaimana cara penyimpanannya.

Namun meskipun demikian, secara alami memang ada beberapa jenis makanan yang berumur pendek atau cepat basi. Apa saja itu?

Daging

Daging mentah memiliki kandungan protein yang tinggi sama halnya dengan seafood, sehingga makanan ini tergolong makanan yang mudah basi. Sangat disarankan untuk menyimpan daging maupun seafood ke dalam lemari es jika Anda tidak ingin langsung mengolahnya.

Namun sekali pun Anda telah mengolahnya menjadi makanan, hal ini tetap disarankan untuk memperpanjang umur makanan tersebut. Dan jangan lupa untuk memanaskannya sebelum dikonsumsi kembali.

Roti

Di tulisan sebelumnya telah dijelaskan fakta dan mitos menyimpan roti di dalam kulkas. Seperti yang Anda tahu bahwa roti memiliki batas konsumsi atau expired date yang tidak terlalu panjang, sekitar 3-5 hari.

Biasanya roti yang tidak layak konsumsi dapat dilihat dari warnanya yang berubah karena ditumbuhi jamur dan juga teksturnya yang keras. Jika Anda mendapati roti yang Anda simpan berjamur, jangan pernah mencoba untuk memisahkan bagian yang berjamur dan tetap mengonsumsi bagian yang bersih. Sebab dilansir dari Republika, jamur dalam roti menyebar secara menyeluruh namun yang membedakan adalah sebagian dapat dilihat dengan kasat mata dan sebagian lagi harus menggunakan miskroskop.

Susu

Susu, baik yang murni maupun olahan seperti keju dan whip cream, semuanya memiliki umur konsumsi yang relatif pendek. Dalam keadaan mentah atau masih berbentuk bahan makanan, produk susu sebaiknya disimpan di dalam lemari es dalam kurun waktu tidak lebih dari dua hari.

Bakteri memang mudah sekali mengontaminasi produk susu apalagi yang sudah dibuka. Biasanya untuk perubahan rasa tidak akan terlalu terasa berbeda, namun demi faktor keamanan dan kesehatan sebaiknya Anda tidak lagi mengonsumsi produk susu yang sudah basi.

Telur

Meskipun dilindungi cangkang yang kuat, nyatanya telur tetap merupakan jenis makanan yang berumur pendek. Paling lama telur dapat bertahan di suhu ruangan selama 5-7 hari. Anda dapat menyimpannya di lemari es untuk mendapatkan tambahan waktu 3-5 hari. Setelahnya bisa dipastikan kualitas telur akan menurun dan tidak disarankan untuk dikonsumsi.

Sedangkan jika dalam kondisi matang, usia konsumsi telur hanyalah 1 hari. Jika tidak habis Anda tetap bisa menggunakan metode penyimpanan di lemasi es dan memanaskannya sebelum dikonsumsi.

Makanan Bersantan

Beberapa dari Anda mungkin sudah familiar dengan ini. Ya, makanan bersantan memang rentan terhadap kerusakan atau basi. Hal ini dikarenakan santan memiliki kandungan lemak yang tinggi atau lebih dari 30% dan merupakan bahan makanan yang tidak terlalu asam namun berkadar air tinggi sehingga memicu aktivitas mikroba yang merusak makanan.

Itulah 5 makanan yang mudah basi yang harus Anda perhatikan. Memang benar menyimpan kelimanya di dalam lemari es bisa memperpanjang usia konsumsi, namun Anda tetap harus memerhatikan kualitas makanan sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya atau menjualnya kepada konsumen.

Untuk lebih jelasnya mengenai bahaya pada makanan, cara menangani, dan bagaimana menganalisisnya Anda bisa mengikuti training HACPP bersama kami!

Berlangganan newsletter dan dapatkan update serta penawaran terbaru.